Review Film Lovers Vanished (2010) - Film Yang Bisa Bagus

Lovers Vanished (2010)

Assalamu’alaikum.

Apa kabar para pecinta film semua bre?

Apa kabar para pecinta film yang kerjanya setiap malam minggu nonton film sendirian doang di kamar, dan yang ngenesnya film yang ditonton itu film romance, sedangkan ente kagak punya doi, gitu kan bre? (wkwkwkwkw, sama njir :’v)

Ya balik lagi di blog Ngereview Film, tempat ane yang hobi banget nonton film, memberikan review-review film secara santai dan enjoy sekali. Memang review ini bukan review seorang professional ya bre, tapi tetap bisa kalian jadikan acuan buat melihat gambaran dari sebuah film sebelum ditonton.

Pada waktu yang mungkin berbahagai, atau mungkin tidak berbahagia kali ini, ane mau review sebuah film yang rilisan tahun yang udah cukup lama, yaitu tahun 2010. Film kali ini berjudul Lovers Vanished (2010) yang berasal dari negeri wibu, negeri jepang nan jauh dan elok dipandang.

Oeklah bre, langsung aja kita masuk ke pembahasan yang pertama sampai dengan review di akhir artikel ini ya bre.

Cekcodot!

1. TENTANG FILM

Judul : Lovers Vanished (2010)
Dirilis Pada : 01 April 2010
Negara : Korea Selatan
Bahasa : Korea Selata
Genre : Drama, Romance
Sutradara : Chang-ho Cho
Penulis : Chang-ho Cho
Rating IMDb : 5,5/10

2. PEMERAN

  1. Nam-gil Kim sebagai Soo-in
  2. Hwang Woo-seul-hye sebagai Mi-ah
  3. Yun-min Jeong sebagai Sang-byeong
  4. Je-mun Yun sebagai Mr. Jo
  5. Hye-seok Oh sebagai Jin-ho

3. STATUS FILM

Adegan Dewasa  : Tinggi (Adegan Wikwik, Ciuman, dan Gay!)
Kekerasan           : Sedang (Senjata Api, Pukulan)
Rating Usia         : Remaja+/Dewasa
(Peringatan, film ini mengandung adegan Gay, jadi untuk yang tidak suka saya sarankan skip saja.)

4. SINOPSIS FILM LOVERS VANISHED (2010)

Alkisah di tanah korea selatan, ada seorang lelaki yang bernama Sang-byeong yang seorang pesulap, dan wanita bernama Mi-ah yang memiliki sebuah restauran terletak di pinggir pantai.

Mereka bertemu dan akhirnya Mi-ah ikut menjadi asisten sulap si Byeong tadi. Mereka melalukan pertunjukkan sulap bersama, bersenang-senang bersama. Sampai pada akhirnya Mi-ah jatuh cinta pada Byeong.

Namun ketika cinta Mi-ah sedang berseri-serinya, ketika ia mengunjungi rumah Byeong, ia melihat Byeong sedang berselingkuh dengan seorang temannya yang seorang lelaki juga. Dari situ ia baru mengetahui kalau Byeong adalah seorang gay, penyuka sesama jenis (jangan pernah ditiru ya cok).

Setelah mengetahui kejadian itu, Mi-ah menjadi sedih dan sangat marah, ia akhirnya mendatangi cowok Byeong tadi dan tak sengaja menembaknya dengan senjata yang ia bawa.

Byeong yang berada di kejadian itu bingung sekaligus sedih, karena ia juga peduli pada Mi-ah. Jadi Byeong lah yang menyerahkan diri ke kantor polisi menggantikan Mi-ah, ia yang mengaku sudah membunuh pasangan gaynya tadi. Dan akhirnya Byong yang harus masuk ke penjara

Singkat cerita, ternyata Byeong tadi menginap penyakit HIV karena menjadi seorang gay. Dan di penjara Byeong bertemu dengan seorang pria yang bernama Soo-in. Soo-in bertemu dan berkenalan dengan Byeong.

Soo-in mengetahui bahwa Byeong ternyata menginap HIV. Jadi Soo-in diam-diam mengambil darahnya Byeong dan memasukannya ke dalam dirinya. Sehingga ia ikut terkena virus aids dan dapat keluar dari penjara, karena ia juga kena hukuman penjara seumur hidup.

Setelah Soo-in tadi sudah merencanakan pelarian diri dari rumah sakit, Byeong menyampaikan pesan kepada Soo-in untuk menemui wanita bernama Mi-ah, dan meminta Soo-in untuk memberikan kabar bagaimana keadaan Mi-ah sekarang setelah ia sudah berhasil bertemu dengan Mi-ah, mantan kekasih Byeong tersebut.

Dan setelah pelarian dari penjara, Soo-in akhirnya bertemu dengan Mi-ah, lalu apa yang terjadi selanjutnya?







TRAILER



5. REVIEW PRIBADI

Jujur saja ya cok, menurut ane film Lovers Vanished ini lumayan gak jelas, adegan filmnya banyak yang skip-skip'an, dan juga terlalu senyap namun gak ada maknanya. Pokoknya kuranglah ya menurut saya pribadi.

Namun namun namun, saya suka sama ide cerita dari film ini. Konsep ceritanya sebenarnya bagus, walau ada beberapa adegan yang harus dihilangkan atau diganti. Seperti adegan Gay nya. Gak perlu seharusnya di pakai.

Namun untuk pemeran-pemerannya udah pas, apalagi pemeran wanitanya, beuh cantik uy. (Wkwkwkw)

Tapi ya sayang, endingnya juga keburu banget. Cuma jadi serasa nonton film semi yang naggung-nanggung.

Romancenya juga gak kerasa banget, cuma ada napsu-napsuan doang. Kayaknya film ini cuma cocok jadi genre Drama, bukan Romance.

Jadi ya, film ini berpotensi jadi film romance yang bagus, kalau aja ceritanya di revisi, namun ide ceritanya tetap dipakai. Dan pemerannya tetap sama.

6. REKOMENDASI GAK?


Maaf dah, ane kagak merekomendasikan film ini sih. Walau gak seburuk itu juga, tapi gak ane saranin. Kalau klean tetap mau nonton ya gpp.

Dan ane ingatin sekali lagi ya, ini film mengandung unsur LGBT. Jadi skip aja buat yang gak suka. Mending cari film lain dengan pemeran yang sama.

Rating Pribadi : 6,0/10 (kalau bukan karena pemeran cewenya cantik, mungkin rating dari ane 5,5 muehehe).


*****

Tenang saja bre, walaupun review singkat kali ini sudah berakhir, namun akan ada banyak review film lainnya yang akan saya publish di blog keren ini.

Buat klean yang mungkin udah nonton film ini, bisa coba komen di bawah dan berikan kesan atau kritik soal film ini ya bre.

See you next film!

Wassalamu’alaikum.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments


EmoticonEmoticon