Review Film Silent Tokyo (2020) - Film Yang Masih Berlubang

Silent Tokyo (2020)

Assalamu’alaikum.

Yo bre, balek lagi ke blog yang membahas film secara akurat namun santai dan riang gembira ini. Sehingga dapat membuat hidup klean menjadi sukses dan bisa mengalahkan rintangan di dunia ini sebesar apapun itu. (njir melawak) muehehehe

Tapi serius bre, terkadang hidup ini memang gak jelas banget yakan? Kayak ada sesuatu yang kosong atau hilang. Ada bagian dari hidup kita yang kosong. Mungkin hal ini bisa jadi karena kita banyak maksiat bre. Atau mungkin karena masih jones, alias belum menemukan pasangan hidup, jadi rasanya kok ngenes banget gitu kan. (Muehehehe)

Ngomongin sesuatu yang gak jelas, atau masih kosong. Kali ini ane mau review film yang mungkin sesuai dengan kata-kata tersebut. Film yang akan ane review secara santai pada kesempatan kali ini berjudul Silent Tokyo.

Film asal negara wibu ini dirilis pada tahun 2020 lalu. Bergenre Thriller, dan juga mengandung sedikit misteri.

Dari pada ane jelasin panjang lebar di sini ntar jadi gak seru. Jadi langsung aja kita masuk ke pembahasan filmnya ya bre.

Gaskeun!

1. TENTANG FILM

Judul : Silent Tokyo (2020)
Dirilis Pada : 04 December 2020
Negara : Jepang
Bahasa : Jepang
Genre : Thriller
Sutradara : Takafumi Hatano
Penulis : Takehiko Hata (novel), Masahiro Yamaura
Rating IMDb : 5,4/10

2. PEMERAN

  1. Alice Hirose sebagai Nami Takanashi
  2. Kai Inowaki sebagai Kota Kurusu
  3. Yuriko Ishida sebagai Aiko Yamaguchi
  4. Yûta Kanai sebagai Masaya Takazawa
  5. Ryô Katsuji sebagai Daiki Izumi
  6. Kayano Masuyama sebagai Ayano Innami
  7. Tomoya Nakamura sebagai Motoki Sunaga
  8. Hidetoshi Nishijima sebagai Shinobu Seta
  9. Tôru Nomaguchi sebagai Private Detective

3. STATUS FILM

Adegan Kekerasan      : Tinggi (Pengeboman)
Adegan Dewasa          : No
Rating Usia                 : Remaja+

4. SINOPSIS

Alkisah suatu hari di tanah wibu, eh maksudnya di tanah Jepang. Ada sebuah pesan yang disampaikan oleh orang yang tak dikenal ke sebuah perusahaan berita. Jurnalis yang menerima pesan tersebut adalah Kurusu bersama rekan kerjanya.

Awalnya Kurusu dan rekan jurnalisnya tersebut tidak mempercayai berita tersebut dan menganggap berita tersebut hanyalah lelucon yang diberikan oleh orang iseng. Kurusu dan rekannya tersebut akhirnya mencoba untuk menemui pengirim pesan tersebut.

Setelah sampai ditempat tersebut, ternyata si pengirim pesan adalah seorang wanita, ia bernama Aiko.

Aiko mengatakan bahwa di bawah bangku yang saat itu sedang ia duduki terdapat bom yang jika bangku tersebut tidak memiliki berat atau tidak diduduki maka akan meledak. Rekan Kurusu akhirnya duduk di bangku tersebut karena paksaan Aiko. Dan setelah dicek, ternyata benar di bawah bangku di tengah mall tersebut memiliki sebuah bom yang sudah ditempelkan.

Mereka bertiga panik, Aiko dan Kurusu langsung saja menemui operator Mall untuk memberitahukan bahwa di dalam mall tersebut ada sebuah bom yang tertempel di bawah bangku, yang sekarang di duduki si jurnalis tadi.

Si operator tersebut tidak percaya dengan mereka, sampai bangku tersebut benar-benar meledak. Dan saat itulah semua orang yang berada di dalam Mall berhamburan dan ketakutan.

Mulai dari awalan ini, sang teroris yang membuat bom tersebut mulai menebar teror dan mengatakan bahwa ia akan meledakan sebuah bom yang sangat berbahaya di tempat yang paling ramai di jepang saat malam natal tiba nanti.

Polisi mulai bergerak dan menelusuri siapa sebenarnya teroris tersebut, dan bagaimana bisa ia membuat dan meletakkan bom tanpa ketahuan dan membuat bom yang sangat berbahaya.

Perjalanan Aiko dan Kurusu pun terus berlanjut karena mereka sudah terlibat dalam jebakan sang teroris. Detektif yang mencari teroris pun merasa kebingungan dan mulai menangkap orang yang salah.

Kota Tokyo pun semakin gelisah karena teroris tersebut belum tertangkap dan bom yang disembunyikannya belum bisa ditemukan. Sedangkan keadaan kota semakin ramai.

Jadi sebenarnya siapa teroris itu, dan apa tujuannya meledakan orang-orang di jepang saat malam natal itu?






TRAILER


5. REVIEW PRIBADI

Pertama, menurut ane pribadi, film Silent Tokyo ini ceritanya masih banyak yang bolong.

Maksudnya bolong itu ceritanya masih ada yang belum lengkap, bahkan ada bagian yang tidak diceritakan sama sekali. Padahal kalau cerita dalam film itu gak lengkap, apalagi di bagian yang penting. Maka penonton pasti bingung yak, gimana ini bisa begini, gimana itu bisa begitu, pasti jadi banyak pertanyaan.

Akibat dari cerita yang bolong-bolong tadi, alur filmnya jadi samar-samar. Gak jelas gitu. Sebenarnya apa tujuannya, gimana bisa begitu. Apa penyebab jelasnya, terus siapa sebenarnya. Semuanya jadi ikut samar-samar dah jadinya.

Pembagian peran karakter di film ini juga gak jelas. Ane aja sampe sekarang gak tau pasti siapa sebenarnya pemeran utama dalam film ini. Apakah si jahat, atau si baik. Semua porsi perannya gak jelas mengarah ke mana dan untuk apa.

Endingnya juga dah, ane berharap sih semua ketidakjelasan tadi akan dibahas pada ending, jadi ane sabar aja nonton. Tapi pas udah ending, walah sama aja bre. Malah endingnya tiba-tiba banget. Kek udah aja gitu, males mereka nyambung filmnya lagi.

Memangsih ada alasannya, tapi masih kurang menurut ane. Masih menimbulkan banyak pertanyaan.

Namun masih ada dua hal yang ane suka dari ini film.

Yang pertama adegan ledakannya yang cukup ricuh dan buat panik orang-orang di film tersebut. Jadi ada sedikit lonjakan di adegan tersebut, gak datar doang jadinya kan ya.

Terus walaupun endingnya belum memuaskan, namun tipe endingnya ane suka. Yaitu Twist plot, atau ending yang berbelok tajam, tak terduga. Masih sedikit menyelamatkan film.

Namun ya begitulah, ane sih biasa-biasa aja sama ini film. Atau bahkan kurang suka sih. Gak tau dah gimana selera ente kalau nonton ini film.

Rating Pribadi : 7,0/10


6. REKOMENDASI GAK?

Gimana ya bre, sebenarnya ini film gak jelek-jelek amat, makannya ane kasih rating 7. Tapi seperti yang ane tulis di judul artikel ini. Yaitu filmnya masih banyak lubangnya, dan masih banyak peran yang gak jelas, karena itu filmnya juga ikutan jadi gak jelas.

Konsep ceritanya sih bagus aja ya menurut ane, mungkin pengolahannya yang kurang.

Jadi ya, ane tidak merekomendasikan film ini buat klean ya bre. Tetapi, jika kalian penasaran, ane juga gak ngelarang kok buat klean kalau memang mau nonton ini film. Mana tau selera kita kali ini beda yakan. Tapi ya inilah penilaian menurut pribadi ane.

*****

Nah jadi begitulah kesan dan pesan ane mengenai film yang satu ini bre.

Jadi menurut ente sendiri begimane?
Apakah tertarik buat nyoba ini film?

Kalau kalian tertarik sih ya gak masalah ya bre. Seperti yang ane bilang sebelumnya. Kalau mau nonton ya gak masalah. Mungkin di ente feel filmnya bakal lebih kerasa. Ya kita gak tau juga. Namun di ane sih memang gak cocok ini film. Sepertinya masih banyak gitu yang berlubang.

Dan buat yang udah nonton, silahkan waktu dan tempat dipersilahkan bre buat komen kritik ente di kolom komentar bawah ya. Kita berbagi cerita aja.

Okelah bre, segini dulu. Dan sampai jumpa di film berikutnya!

Wassalamu’alaikum.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments


EmoticonEmoticon