Review Film Dreamy Eyes (2019) - Cinta Yang Tak Pernah Memiliki

Dreamy Eyes (2019)

Assalamu’alaikum.

Yo bre, ane mau tanya sesuatu ini.

Pernah gak klean suka sama seseorang, namun sampai bertahun-tahun lamanya klean sama orang yang klean suka tersebut hanya menjalani hubungan sebagai seorang teman?
Mungkin karena klean yang gak berani untuk berterus terang kalau klean menyukai orang tersebut?
Atau mungkin klean gak mau kalau nanti klean pacaran, terus putus, bakal gak sedekat kayak dulu lagi?

Ya begitulah cinta bre, mungkin sebagian orang berada di posisi yang membingungkan. Atau bahkan ada yang tidak mengerti sama sekali dengan posisinya. Antara teman dan cinta. Antara persahabatan dan berpacaran. Keduanya merupakan hubungan yang paling spesial, bedanya kalau pacaran putus, maka mungkin klean akan berpisah selamanya. Namun kalau persahabatan, sampai kapanpun akan selalu bisa kembali baik-baik saja.

Njir jadi kayak dokter cinta gini ane jadinya. (muehehehe)

Gpp bre, pembahasan kita tadi bakal nyambung kok sama film yang akan ane review kali ini. Film ini berjudul Dreamy Eyes yang dirilis pada tahun 2019 dan berasal dari negara Vietnam.

Tanpa berkata-kati lagi, langsung saja ya bre kita masuk ke pembahasan filmnya.

Gaskuen!

1. TENTANG FILM

Judul : Dreamy Eyes / Mat Biec
Dirilis Pada : 20 Desember 2019
Negara : Vietnam
Bahasa : Vietnamese
Genre : Drama, Romance
Sutradara : Victor Vu
Penulis : Kay Nguyen, Victor Vu
Rating IMDb : 7.0/10

2. PEMERAN
Trúc Anh sebagai Ha Lan
Tran Nghia sebagai Ngan
Tran Phong sebagai Dung
Khanh Van sebagai Tra Long

3. STATUS FILM

Adegan Kekerasan          : Rendah
Adegan Dewasa              : Rendah
Rating Usia                     : Remaja

4. SINOPSIS FILM DREAMY EYES (2019)

Alkisah suatu hari di negara Vietnam dan di sebuah desa bernama Do Do. Ada sebuah sekolah SD, dan di sana ada seorang anak lelaki yang bernama Ngan.

Pada hari pertama sekolah tersebut, Ngan tiba-tiba saja melihat seorang gadis kecil yang cantik masuk, dan meminta izin untuk duduk sebangku dengan Ngan dan temannya. Gadis kecil tersebut bernama Ha Lan.

Mulai dari pertemuan pertamanya dengan Ha Lan, Ngan mulai menyukai Ha Lan. Dan sejak hari itu, Ngan menjadi teman dekat Ha Lan sekaligus menjadi pelindung bagi Ha Lan. Jika ada yang mengganggu Ha Lan, Ngan akan membantu walaupun Ngan harus dihajar sekalipun.

Ngan semakin dekat dengan Ha Lan, ia sangat menyukai Ha Lan, terutama matanya yang berkilau. Karena itu Ngan memberi julukan kepada Ha Lan sebagai gadis yang memiliki mata berkilau.

Ketika itu, Ngan juga berjanji bahwa ia akan menikahi Ha Lan ketika sudah besar nanti.

Waktu terus berlalu, hubungan Ngan dan Ha Lan terus berlanjut hingga mereka dewasa dan harus melanjutkan sekolah ke kota, dan meninggalkan desa mereka.

Ha Lan yang saat itu harus berangkat duluan ke kota bercerita kepada Ngan bahwa ia takut untuk pergi duluan, dan tidak ada Ngan di sana. Namun Ngan meyakinkan Ha Lan bahwa ia akan baik-baik saja, dan Ngan akan segera menyusul juga. Ngan meminta Ha Lan percaya dan menunggu kedatangannya.

Ha Lan pun berangkat ke kota duluan.

Namun hal yang tak terduga terjadi. Ketika Ha Lan sudah tinggal di kota beberapa lama. Ia kembali berkunjung ke desanya dan menemui Ngan. Ngan yang saat itu sangat rindu kepada Ha Lan senang akhirnya mereka bisa bertemu kembali.

Namun Ngan melihat bahwa Ha Lan sudah berubah. Semenjak tinggal di kota, penampilan Ha Lan yang tadinya sederhana dan cantik secara natural, kini pakaiannya berubah menjadi terbuka dan Ha Lan juga tidak menyukai lagi hal-hal yang dulunya ia sukai di desa.

Setelah Ngan akhirnya berangkat ke kota dan tinggal di sana. Ia juga merasa Ha Lan semakin berubah. Bahkan Ha Lan lebih menyukai sepupu Ngan sendiri yang tinggal di kota dan berpacaran dengan sepupunya tersebut.

Bagaimanakah hubungan Ngan dan Ha Lan akan berlanjut?

 






TRAILER

5. REVIEW PRIBADI

Sebenarnya film Dreamy Eyes ini udah bener-bener bagus banget ya bre di awalnya. Feel-feel romancenya itu emang kerasa banget. Apalagi ceritanya mereka udah sedari kecil bersama. Udah pasti kisah cinta dari kecil itu yang paling epik. Karena ini tentang kesetiaan.

Namun setelah ke pertengahan film, ane rasa feel-feel romancenya tadi mulai sirna. Ane gak ngerasa ada adegan-adegan yang buat baper, atau senyum-senyum sendiri. Kayak terlalu datar aja gitu, kurang dalam feelnya.

Ane merasa ini feel romancenya cuma ada di awal dan akhir cerita doang.

Kalau udah di pertengahan film, feel drama sih yang paling kuat di film ini. Iya, jadi ane ngerasa film ini lebih kena ke genre drama kehidupan daripada romance. Ya walau ane akui sih, kualitas dramanya lumayan bagus, dan dengan cerita yang cukup mendalam bre.

Dan iya, kisah cinta di dalam film ini sebenarnya cukup dalam. Apalagi tentang kesetiaannya. Beh, jangan di tanya. Keknya ini salah satu film asia tentang kesetiaan terbaik yang pernah ane tonton.

Cuma masalahnya ya cuma itu tadi, adegan dan feel romancenya itu masih nanggung banget. Kayak terlalu datar aja gitu setelah di pertengahan film. Belom jelek sih, tapi nanggung.

Endingnya juga ane sayangin sih. Bukannya jelek, cuma ane sayangin aja. Kayak masih ada yang kurang gitu. Tapi ya lumayan sih, cuma tetap masalahnya cuma di "nanggung"

Rating Pribadi : 7.0/10



6. REKOMENDASI GAK?

Kalau dari ane sih kayaknya buat film yang ini netral aja ya bre. Ane gak rekomendasiin, tapi ane juga gak ngelarang kalau klean mau nonton.

Kayak yang ane bilang tadi, sebenarnya filmnya lumayan. Apalagi pemainnya itu klop banget, cocok gitu. Dramanya juga bagus, maknanya cukup dalam, tapi masih ada yg nanggung aja sih. Itu doang.

******

Dan begitulah bre kehidupan berjalan. Kadang kita ingin banget kehidupan ini berjalan seperti di adegan-adegan film romance, yang indah dan penuh cinta. Namun kadang kenyataannya hidup kita malah berjalan seperti adegan film horor, selalu dipenuhi dengan rasa takut dan kegelisahan tanpa akhir.

Tapi bagaimanapun hidup harus terus berlanjut ya bre.

Sampai jumpa di film berikutnya!

Wassalamu’alaikum.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments


EmoticonEmoticon