Review Film Mermaid in Paris (2020) - Film Gagal Romance, Gagal Fantasy

Mermaid in Paris (2020)
Assalamu’alaikum.

Yo bre, klean suka gak sama film-film Putri Duyung?

Kalau emang klean suka, film Putri Duyung mana aja yang udah klean tonton bre?

Karena ane baru aja nih siap nonton salah satu film tentang Putri Duyung. Filmnya ini asal Prancis bre, lebih tepatnya di kota Paris.

Ya, seperti judulnya ya, Mermaid in Paris. Tapi entah kenapa ini film ngeselin tau gak bre.

Yaudahlah, biar klean bisa lebih paham maksud ane ngeselin itu gimane, mending langsung ajadah kita masuk ke pembahasan filmnya berikut ini. Buat sesi yang ini kita gak usah banyak basa-basi dulu ya bre.

Gaskeun!

1. TENTANG FILM

Judul : Mermaid in Paris
Dirilis Pada : 11 Maret 2020
Negara : France
Bahasa : French
Genre : Comedy, Fantasy, Romance
Sutradara : Mathias Malzieu
Penulis : Stéphane Landowski, Mathias Malzieu
Rating IMDb : 5,5/10

2. PEMERAN

Nicolas Duvauchelle sebagai Gaspard
Marilyn Lima sebagai Lula
Rossy de Palma sebagai Rossy
Tchéky Karyo sebagai Camille

3. STATUS FILM

Adegan Kekerasan          : No
Adegan Dewasa              : Tinggi (Ciuman, Penampilan Vulgar)
Rating Usia                     : Remaja/Dewasa

4. SINOPSIS MERMAID IN PARIS (2020)

Alkisah suatu hari yang tidak ada meteor jatuh sama sekali, hiduplah seorang pria di kota Paris yang bernama Gaspard.

Gaspard adalah seorang pria yang berprofesi sebagai penyanyi di club malam yang dimiliki oleh ayahnya. Ia setiap malam bernyanyi di club tersebut, karena itu sudah menjadi pekerjaan sekaligus hobinya.

Pada suatu malam, ketika Gaspard pulang dari club malam itu, ia melewati pinggir sungai dan tidak sengaja menemukan seorang wanita yang pingsan tergeletak di atas trotoar pinggi sungai tersebut.

Setelah didekati, ternyata wanita itu memiliki buntuk seperti sirip ikan. Yang artinya wanita itu adalah seekor putri duyung. Wanita itu tidak sadarkan diri. Gaspard melihat pada ekornya yang terluka, lalu memutuskan untuk membawa pulang putri duyung tersebut untuk dirawat.

Keesokan harinya, putri duyung itu sadar dan setelah diobati oleh Gaspard, putri duyung tersebut akhirnya memperkenalkan namanya, yaitu Lula.

Lula mencoba bernyanyi di dekat Gaspard. Namun Lula heran, mengapa Gaspard tidak merasakan apapun setelah mendengarkan Lula bernyanyi.

Karena biasanya setiap pria yang mendengar nyanyian Putri Duyung, maka pria tersebut pasti akan jatuh cinta. Dan karena cinta mereka yang sangat besar tersebut, sampai-sampai membuat hati pria tersebut meledak, dan pria tersebut akan mati karena serangan jantung.

Namun Gespard menjelaskan kepada Lula bahwa hatinya telah lama meledak. Ia dahulu pernah ditinggalkan oleh wanita yang ia cintai, dan sekarang dirinya sudah tidak bisa merasakan lagi yang namanya cinta.

Namun kisah Gaspard dan Lula terus berlanjut. Gaspard terus merawat Lula di kosannya. Semakin lama mereka bersama, dan kadang terjadi momen2 bahagia.

Namun di sisi lain ada yang memburu Lula karena dendam. Dan Gaspard yang tadinya tidak bisa merasakan cinta, mungkin akan segera merasakan cinta. Dan itu berbahaya, karena jika ia mendengar nyanyian Lula dan jatuh cinta, maka hal tersebut bisa membunuhnya.

Lalu, bagaimanakah kisah mereka berdua akan berakhir?

TRAILER

5. REVIEW PRIBADI

Heem... Hem..

Tes tes..

Ane sebenarnya gak mau banyak ngebahas soal ini film ya bre. Karena emang pada dasarnya ini film gak ada yang bisa dibahas. Minim banget kandungan atau bahkan gak ada makna ceritanya.

Yang pertama, menurut ane ini film sangat terburu-buru.

Terburu-buru yang ane maksud bukan pemeran-pemerannya yang bergerak cepat. Namun pada jalan ceritanya yang kayak ibaratnya si sutradara pengen ini film dari awal sampe akhir harus cepat selesai, kagak mau tau. Percepat aja ceritanya, kalau bisa lompat lompati aja adegannya.

Nah kira-kira begitulah.

Sehingga karena percepatan ceritanya, banyak banget plot cerita yang masih kosong atau gak jelas sama sekali. Dan penguatan karakter pemerannya tuh sama sekali gak ada. Kek kenal > jadian > putus.

Gak ada sama sekali proses pdkt-nya. Gak ada konflik berantemnya. Dihajar teruslah pokoknya sama si sutradara.

Yang kedua, lompatan adegan yang kasar.

Udahlah filmnya terasa bener-bener dipercepat. Ditambah lagi lompatan adegan 1 ke adegan lain itu kasar banget. Beda deh pokoknya sama film lain. Beda beda.

Terus genre film ini kan romance ya. Kan berarti dalam proses pembuatan filmnya harusnya ada adegan romance-nya ya. Ini sama sekali kagak ada. Sama sekali kagak ada scene yang buat hati ane cenat cenut gak ada gak ada.

Dan jangan terlalu berharap kalau ending ini film bakal bisa nyelamatin jalan ceritanya yang rata. Soalnya endingnya plok gitu aja, malah kesannya ini film dibuat memang cuma pengen tamat doang njir. Gak ada maknanya gak ada.

Ah sudahlah. Kesel ane. Padahal konsep putri duyungnya udah bagus. Tapi kok malah masuk ke jalan cerita yang kek begini.

Udahlah romancenya kagak dapat, fantasy-nya juga apalagi.

Rating Pribadi : 4,5/10


6. REKOMENDASI GAK?

Cukup 1 kata yang singkat, padat, jelas dan tidak menarik.

Yaitu "Tidak"

Alasannya? Udah ane jelasin di atas.

******

Ya bre, beginilah kadang nasib reviewer film kek ane. Semua film mau gak mau harus ditonton, biar bisa dibagikan ke klean, gimana filmnya, menarik apa enggak, dan rekomendasi gak buat klean tonton.

Tapi pas nemu film kek begini, ya cukup ane sendiri ajadah yang ngerasain. Atau sebenarnya klean boleh juga kok ikutan nonton. Ya bre, tonton ya? Biar ane gak nyesel sendirian bre. (Muehehehe)

Okelah bre, sampai jumpa di film berikutnya ya!

Wassalamu’alaikum.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Comments


EmoticonEmoticon